BLOGGER TEMPLATES AND Zwinky Layouts »

Minggu, 05 Januari 2014

Tanks (part1): The Giant Iron Monster on WW1


Happy new year, guys! Semoga kita semua bisa mewujudkan resolusi kita masing-masing. Without further ado, langsung saja kita mulai. Kendaraan ini memulai debutnya pada saat perang dunia 1 dan menjadi ikon kendaraan tempur dengan daya tempur yang tinggi. Kendaraan ini juga mengalami perkembangan desain dan daya tempur selama lebih dari 50 tahun. Pada postingan ini kita akan membicarakan tank dan perkembangannya pada era perangnya masing-masing dan artikel ini mengulas tentang awal pengembangannya di abad ke-20. Enjoy!

Sejak manusia berperang antar sesamanya, banyak inovasi yang tidak hanya  meningkatkan kekuatan tempur prajuritnya, namun juga memberikan perlindungan kepada setiap prajuritnya. Konsep ini mulai sejak jaman Yunani kuno dengan Helepolis (bahasa yunani: perebut kota) mereka. Mungkin tidak memiliki kecocokan dengan tank karena benda ini digerakkan dengan tenaga (ribuan) manusia "hanya" melindungi prajurit ke benteng musuh sambil melemparkan batu besar dengan ketapel  sehingga lebih cocok dikatakan sebagai APC(armored personel carrier). Meski begitu, benda ini adalah mesin pertama yang memberikan perlindungan kepada prajuritnya dan memiliki daya tempur tinggi pada masa itu.
Helepolis pada jaman Yunani kuno

Pada abad ke-15 Leonardo da Vinci mendesain sebuah "tank" dengan meriam di sekeliling kendaraan dan digerakkan dengan tenaga manusia. Sayangnya, tenaga manusia tentu tidak kuat untuk menggerakkan "tank" ini ditambah lagi jika mereka melakukannya sambil menembakkan meriam pada "tank". Desain ini gagal, setidaknya sampai ditemukannya mesin pembakaran internal pada abad ke-19.
konsep tank Leonardo da Vinci

Sebelum kita lanjut, pengenalan komponen-komponen tankdiperlukan untuk kemudahan anda membaca artikel ini. "Turret" adalah bagian penempatan meriam pada kebanyakkan tank dan umumnya dapat berputar 360 derajat. "Track" adalah "roda" pada tank yang berbentuk seperti pita besar untuk memudahkan pergerakkan pada medan yang berat karena titik berat dapat disebar. "Armor" adalah bagian badan tank yang terbuat dari baja dengan ketebalan atau desain tertentu.


Perang dunia 1 dikenal karena dua hal: karena medan pertempuran yang statis dan brutal, dan debut pertama tank di medan tempur. Pada masa itu, sulit sekali menembus pertahanan musuh karena pada penyerbuan tidak ada tempat berlindung sementara musuh menembak di parit-parit pertahanan. Ide pembuatan tank berasal dari Kapten Levavasseur asal Perancis yang mengusulkan untuk meletakkan meriam diatas mesin traktor. Dua negara mengembangkan tank mereka masing-masing. Inggris membuat "landship" dibawah pengawasan Royal Navy sementara Perancis membuat "tank" mereka dibawah pengawasan Kolonel J.B.E Estienne. Pemakaian kata "tank" itu sendiri untuk menyembunyikan kegunaan mesin ini dari Jerman dan sekutunya. Proyek kedua negara ini berhasil menciptakan kendaraan tempur yang modern pada masanya, Renault FT Perancis dan Mark1 Tank Inggris.

Mark V tank Inggris
Renault FT adalah tank pertama yang memiliki turret yang dapat diputar. Penggunaan turret ini bertujuan agar penggunaan meriam pada tank bisa maksimal dibandingkan dengan menaruh meriam diseluruh penjuru tank. Tank ini juga memiliki ukuran yang kecil membuat musuh sulit menembak tank ini. Desain Tank Inggris berbentuk rhomboidal (bayangkan saja kue wajik raksasa dan memiliki roda) dan memiliki "jenis kelamin" .
Tank "pria" membawa machine gun dan meriam, sementara "wanita" hanya membawa machine gun. Tank Inggris tidak memiliki turret berputar tetapi memiliki senjata dan memiliki bentuk yang lebar agar lebih mudah bermanuver.
Tank Renault yang digunakan tentara Amerika pada perang dunia 1

Tank tersebut memang sukses membuat tentara Jerman ketakutan karena sulit dihentikan. Akan tetapi, mengoperasikan tank ini juga merupakan misi yang sangat berbahaya. Gas pembuangan seringkali merembes ke bagian kabin pengemudi dan tidak jarang mereka pingsan karena terlalu banyak menghirup gas emisi tadi. Tank tersebut tidak memiliki suspensi sehingga mudah membuat kru mual dan mabuk darat, untuk FT Renault hal ini diperparah dengan ukuran kabin kru yang kecil sehingga tidak nyaman dikemudikan. Tank ini juga sangat lambat dan mudah terjebak di lumpur sehingga seringkali ditangkap oleh tentara musuh sebelum beraksi.
bagian dalam Renault FT... They sure are happy

Tank ini muncul pada pertempuran-pertempuran akhir Perang Dunia 1 seperti pertempuran Somme dan Cambrai. Jerman pun akhirnya mengembangkan tank mereka menjelang akhir perang. Jerman mengembangkan A7V dengan konsep yang mirip dengan tank Inggris saat itu dan memiliki kekurangan yang sama mengenai masalah kenyamanan dan keamanan dalam pengoperasiannya.  Jerman hanya memproduksi 20 A7V karena kekurangan sumber daya dan Jerman dalam keadaan terdesak. A7V juga gagal menyelamatkan kerajaan Jerman dari kekalahan pada perang dunia 1 karena kalah jumlah dan sumber daya.
A7V di Roye tahun 1917

Perang Dunia 1 pun berakhir dan tank-tank ini juga terlihat pada masa-masa interwar (gap antara perang dunia 1 dan perang dunia 2). Desain tank ini menjadi titik awal pengembangan tank yang modern. Tank pun memiliki klasifikasi: tank ringan umumnya digunakan untuk pengintaian dan "strategi kavaleri", tank medium untuk pertempuran dan memerlukan kemampuan manuver yang baik, dan tank berat untuk menyerap tembakan musuh.

Okay... mungkin ini saja sejarah awal tank. Pada bagian selanjutnya kita akan melihat tank pada perang dunia ke-2. Mulai dari panzer yang terkenal dalam serangan kilatnya, tank Soviet dengan desain yang buruk rupa namun sangat inovatif, hingga tank tiger yang membuat tentara sekutu ketakutan. Just wait for it :)

Hope you guys enjoy the article!
Cheers and have a happy new year!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar