BLOGGER TEMPLATES AND Zwinky Layouts »

Selasa, 09 September 2014

Lee-Enfield SMLE : British Legend on 20th Century


Pada abad ke-20, dunia industri senjata mulai mengadopsi konsep repeating rifle. Pada masa itu, Inggris mengembangkan rifle mereka yang akan digunakan selama dua perang dunia dan beberapa konflik pada tahun 1900. Di tangan para ahli, senjata ini juga menjadi senjata manual action tercepat. Dan senjata ini yang menjadi ide nama blog saya. The British legend, Lee-Enfield SMLE. Enjoy!




Nama: Lee-Enfield
Tipe: Bolt-Action Battle Rifle
Asal: Inggris Raya
Periode Pemakaian : 1907-Sekarang (SMLE)
Desainer: James Paris Lee
Kaliber: 303-Enfield
Panjang: 110cm
Berat: 4kg
Kapasitas Magasin: 10 Peluru
Rate of Fire: 20-30 peluru . menit
Jarak Efektif: 500m


Predeccessor and Details

James Paris Lee, perancang Lee-Enfield


Lee-Enfield SMLE (Short Magazine Lee-Enfield) adalah senjata yang merupakan modifikasi dari Lee-Metford dan penerus dari MLE (Magazine Lee-Enfield).  Lee-Metford sendiri adalah rifle bolt action yang digunakan Inggris pada akhir abad ke-19. Okay, yang berubah itu apanya sih? Lee-Metford menggunakan black powder sedangkan Lee-Enfield menggunakan smokeless powder. Lah, kan cuma asapnya doang yang lebih sedikit? Salah, senapan Lee-Metford dengan desain rifling Metford tidak akan kuat menahan tekanan gas yang dihasilkan smokeless powder dan dapat menjadi cepat rusak bahkan, meledak.

Kurang lebih ini yang terjadi jika senapan dengan black powder digunakan untuk menembak peluru smokeless powder


Jadi, Lee-Enfield itu sebenarnya beda-beda tipis aja dong sama Lee-Metford? Most likely. Okay, kita lihat aja persamaan dan perbedaan Lee-Metofrd vs Lee-Enfield.

Lee-Metford Rifle

Seperti desain Lee-Metford, senjata Lee-Enfield (MLE dan SMLE) menggunakan sistem bolt desain James Paris Lee. Bedanya dengan sistem "bolt" pada senapan umumnya, desain bolt Lee terkokang saat bolt tersebut ditutup. Sistem bolt ini membuat senapan Lee(Enfield maupun Metford) lebih mudah untuk dikokang. Sistem bolt Lee juga hanya perlu diputar 60 derajat, tidak seperti Lebel Berthier Perancis atau pun Mauser Jerman sehingga operasi boltnya lebih cepat. Lee-Metford juga memiliki magasin yang dapat dilepas agar pembersihan lebih mudah.
Biarpun sudah punya magasin, Lee Enfield tetap diisi dengan clip seperti gambar ini

Okay, sekarang perbedaannya. Lee-Enfield ujungnya lebih "pesek" dibandingkan dengan Lee-Metford untuk mengurangi panjang senjata. Bagian bolt pun juga dilengkapi dengan selubung agar tidak mudah kotor sehingga rifle tidak gampang macet. Bagian magasin bisa diisi dengan stripper clip, sehingga lebih praktis. Adapun SMLE awalnya merupakan versi karbin dari Lee-Enfield MLE. Namun akhirnya SMLE menjadi senapan utama pasukan Inggris pada tahun 1907

close up bolt lee-enfield, btw dust covernya ngepas tidak seperti arisaka, jadinya tidak nyangkut


Operation

Lee-Enfield SMLE digunakan oleh tentara Inggris sejak perang dunia 1 dan kembali digunakan pada perang dunia 2. Lee-Enfield juga pernah muncul di Indonesia saat pertempuran Surabaya pada tahun 1945. Pada  masa perang dingin, Lee-Enfield mulai digantikan oleh FN FAL dan SA80. Meski begitu, Lee Enfield SMLE tetap digunakan oleh pihak militer Inggris sebagai senapan latihan untuk prajurit baru. Lee-Enfield SMLE kini masih diproduksi untuk senapan berburu, olahraga, maupun rekreasi.

Seorang prajurit Inggris menggunakan Lee-Enfield saat pertempuran di Malaya


Variants
Lee-Enfield SMLE juga hadir dalam beberapa varian selama masa aktifnya adapun beberapa varian yang signifikan ada dibawah ini...


Lee-Enfield Rifle no.4
memiliki ujung yang lebih panjang dibandingkan SMLE dan lebih mudah diproduksi. Mulai digunakan sejak tahun 1943.


Lee-Enfield Rifle no.5  "Jungle Carbine"
memiliki panjang yang lebih pendek, pada bagian ujung laras terdapat "flash hider". Namun recoil yang dihasilkan sangat besar meskipun bagian stock dilapisi dengan karet. Rifle ini langka dan menjadi incaran kolektor


.22 Training Rifle
digunakan tentara Inggris hingga sekarang untuk melatih kemampuan menembak tentara baru. Sebenarnya ga ada bedanya sih dengan SMLE kecuali ujungnya yang lebih "mancung". Bedanya yang signifikan karena kalibernya diganti dari 303 British menjadi .22 LR.

Fun Facts 
-Lee Enfield sangat terkenal dengan istilah "Mad Minute"". Apaan tuh? Sebenarnya istilah ini sudah muncul sejak kehadiran senapan Lee-Metford sih tapi istilah ini popler saat perang dunia 1. Mad minute adalah latihan dimana seorang tentara harus dapat menembak 15 peluru dalam satu menit dan tepat sasaran. Karena bolt Lee-Enfield mudah dan cepat dioperasikan, seorang tentara Inggris rata-rata dapat menembak 20-30 peluru dalam satu menit! Rekor hingga kini dipegang oleh Sersan Snoxall pada tahun 1914 dengan 38 peluru per menit

-Lee Enfield SMLE mempunyai reputasi yang menakutkan saat perang dunia1. Menurut tentara Jerman yang pernah melihat aksinya, mereka percaya bahwa mereka berhadapan dengan machine gun padahal didepannya adalah satu platoon rifle platoon dengan skill mad minute.

-SMLE memiliki rival dengan senapan mauser. Lee-Enfield berhadapan dengan senapan Mauser pada 3 perang. Perang Boer antara Inggris dan Boers di Afrika Selatan, Perang dunia1, dan perang dunia 2.

Tentara Inggris saat pertempuran Mons tahun 1914

-Extra ada video soal mad minute nih.... credits to 314299 Shooting Channel





Hope guys enjoyed the article!
Cheers!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar